Carier atau tas besar yang biasa digunakan untuk pendakian, carier mempunyai ukuran yang biasa digunakan adalah Liter, maksud berapa liter isi carier adalah berapa volume yang bisa diisikan kedalam carier, bentuk carier yang seperti tabung bisa dihitung volumenya dengan rumus tabung, yaitu luas lingkaran dikalikan dengan tinggi tabung atau tinggi carier itu sendiri, setelah ditemukan volumenya dibagi seribu maka itu adalah ukuran liter dr sebuah carier, dan carier sendiri tidak akan lepas dari kebutuhan utama para pendaki, carier juga sebagai tempat semua kebutuhan pendaki, design dan tingkat kenyamanan carier memang sangat dibutuhkan bagi pendaki, akan tetapi banyak pendaki yang tidak sadar bahwa tingkat kenyamanan sebuah carier terletak pada packing yang sudah dilakukan oleh pendaki itu sendiri, dan mengoptimalkan dari design yang ada pada carier.
Ketinggian gunung dan keperluan peralatan yang dibawah untuk pendakian akan menjadikan berapa liter carier akan diperlukan untuk dibawah sangatlah penting. saat mendaki gunung yang membutuhkan waktu semalam maka carier dengan kapasitas 40L sudah mencukupi, akan tetapi pendakian yg membutuhkan waktu hingga 3-4hari maka kebutuhan semakin banyak, dan setidaknya membutuhkan carier dengan kapasitas 70-80 Liter.
Dan kunci dari kenyamanan carier saat pendakian adalah terletak pada packing yang dilakukan, saat packing pada carier tidak baik apabila ada sisa rongga atau space ruang. karena akan menyebabkan goncangan dan akan menambah beban saat pendakian, maka saat packing sebaiknya jangan menyisakan rongga pada carier. lakukan packing dengan teliti, dan ingat-ingatlah dimana peletakan barang anda.
Isi packing yang baik adalah barang yang ringan diletakkan di bagian bawah, sehingga tidak akan menambah beban saat membawa carier, dan dengan adanya perkembangan design carier, penulis menganjurkan untuk memilih carier yang mempunyai resleting bawah, yang berguna untuk mengambil barang yang terletak di paling bawah sekalipun saat packing.
semoga bermanfaat
21.48
Unknown
07.59
Unknown
Berkali-kali kita melihat pendaki pemula, apalagi untuk spesifikasi gunung yang terbilang pendek, banyak sekali pendaki pemula yang melakukan pendakian, dan yang sangat disayangkan para pendaki ini tidak memenuhi standart pendakian.
Apabila diketahui banyak pendaki mementingkan keselamatan dalam pendakian, tidak untuk kali ini, banyak pendaki pemula yang lebih mementingkan kertas dan bulpoin untuk berfoto daripada keselamatan pribadinya.
Setidaknya keselamatan untuk kaki, yaitu sepatu. memang tidaklah murah untuk membeli sepatu yang standart untuk pendakian, akan tetapi kali ini penulis akan menjelaskan manfaat bersepatu saat mendaki.
Setidaknya pendaki tahu medan dari alam yang akan dilalui, sepatu tracking kebanyakan tinggi, dan waterproff. spesifikasi demikian diperuntukkan melindungi kaki pengguna dari sengatan hewan berbisa yang ada di alam bebas, contohnya ular atau kalajengking. karena faktor alam dan banyaknya hewan liar tidak bisa kita prediksi. selain untuk melindungi kaki dari hewan liar, sepatu ini juga bermanfaat untuk melindungi kaki dari gesekan pada jalan yang berbatuan. atau saat terjadi rekahan pada batu, selain itu sepatu tracking dengan spesifikasi lebih tinggi dari mata kaki juga berfungsi agar pasir atau kotoran tidak mudah masuk ke dalam sepatu. Selain itu, juga bermanfaat sebagai pelindung kaki agar tidak mudah terkilir saat melakukan perjalanan saat pendakian. fungsi dari waterproff sendiri juga bermanfaat untuk melindungi kaki agar tidak mudah basah dan terjaga tetap dalam kondisi kering, sehingga tingkat kenyamanan bisa maksimal bagi pengguna.
02.02
Unknown
kegiatan alam bebas sudah menjadi alternatif liburan bagi anak muda jaman sekarang, tidak sedikit bagi kalangan muda untuk memilih mendaki gunung saat weekend ataupun saat liburan, sangat disayangkan jika waktu libur hanya digunakan untuk berdiam diri di rumah. akan tetapi yang menjadi kendala pada saat ini adalah cuaca yang tidak mendukung. seringkali pendaki tidak siap dengan cuaca yang ada di pegunungan.
Memang banyak yang menganggap bahwa pendakian yang dilakukan saat hujan akan menimbulkan suhu yang hangat bagi para pendaki, tapi perlu diwaspadai juga bahwa mendaki saat hujan memiliki resiko yang berlipat ganda karena basah yang disebabkan hujan.
Ketika badan terkena hujan akan menimbulkan suhu tubuh menjadi dingin walaupun suhu udara tidak sedingin saat kemarau, akan tetapi dinginnya suhu karena basah harus dipertimbangkan. maka dari itu savety dari pendaki sangatlah diperlukan untuk mengantisipasi tubuh agar tetap kering dan suhu tubuh tetap terjaga.
berikut peralatan yang harus dipertimbangkan saat melakukan pendakian kala hujan, raincoat( jas hujan ), sepatu waterproff, jangan lupa membawa sandal juga, pakaian terbungkus rapi dengan plastik (untuk menghindari pakaian cadangan agar tidak basah), pakaian hangat. jaket outdoor lebih di prioritaskan.
segala keperluan outdoor tidak seperti yang biasa kita gunakan di kota, banyak pemula yang meremehkan keperluan ini sebagai standart untuk pendakian.
semoga info ini bermanfaat
23.49
Unknown
PROMOPAINTBALL SIDOARJO
Permainan yang memacu
andrenalin yang satu ini adalah paintball, yaitu permainan simulasi perang yang
bisa anda nikmati bersama keluarga atau dengan rekan-rekan komunitas. Dan untuk
saat ini telah hadir di sidoarjo dengan harga yang murah untuk periode
oktober-desember 2015.
12.31
Unknown
PERALATAN PENDAKIAN
05.40
Unknown
INFORMASI RESERVASI RAFTING
Rafting adalah olahraga Arus
Deras, atau yang biasa dikenal dengan Arung Jeram, sekarang sudah menjadi alternative
bagi para pegawai atau anak muda dalam untuk menyatukan sebuah kebersamaan
dengan pengalaman berbeda dalam berwisata. Karena Rafting menjadikan sebuah
kelompok lebih kompak, dengan memancing andrenaline dan menjadikannya sebuah
keceriaan.
00.07
Unknown
PAINTBALL
Marker
Goggle
09.00
Unknown
MACAM-MACAM TUMBUHAN
Tumbuhan adalah semua jenis sumber daya alam nabati, baik yang hidup di darat maupun di air. Di dunia ini, tumbuhan dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil yaitu divisio. Tumbuhan dikelompokkan ke dalam lima devisio, yaitu :1. Schizophyta (tumbuhan belah)
Tumbuhan jenis ini, cara berkembangbiaknya dengan membelah diri. Contohnya yaitu bakteri.
2. Thallophyta (Tumbuhan Thallus)
Kelompok tumbuhan ini masih berupa thallus (belum mempunyai akar, batang dan daun yang sesungguhnya). Ada yang mempunyai klorofil, ada pula yang tidak. Contohnya ganggang (algae) dan jamur (fungi).
Ganggang hijau merupakan salah satu jenis tumbuhan thalus yang mempunyai klorofil.
Jamur tidak mempunyai klorofil. Jamur mendapatkan makanan dari bagian tumbuh-an lain yang membusuk .
3. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
Tumbuhan yang termasuk dalam kelompok Bryophyta sudah mempunyai klorofil, batang, daun dan akar, walaupun belum sempurna. Berkembangbiaknya dengan menggunakan spora. Tumbuhan ini biasa hidup di tempat yang lembab dan menempel.
4. Pteridophyta (Tumbuhan Paku-pakuan)
Jenis tumbuhan ini benar-benar sudah mempunyai akar, batang dan daun. Berkembangbiaknya dengan menggunakan spora.
5. Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
Tumbuhan berbiji dibagi menjadi 2, yaitu :
A. Gymnospermae
Gymnospermae adalah tumbuhan berbiji terbuka. Disebut tumbuhan berbiji terbuka karena bijinya tidak tertutup oleh daging buah. Contohnya pinus (Pinus merkusii), damar (Agathis dammara), cemara dll.
Pakis haji merupakan jenis tumbuhan paku-pakuan Batangnya dapat tumbuh setinggi gedung bertingkat enam.
Lumut hati sering menempel pada tanah. Lumut hati tidak memiliki akar, tangkai, dan daun yang sempurna.
Pinus merupakan salah satu jenis tumbuhan berbiji terbuka.
B. Angiospermae
Angiospermae adalah tumbuhan yang bijinya sudah tertutup oleh daging buah. Tumbuhan berbiji tertutup jenisnya lebih banyak jika dibandingkan dengan tumbuhan berbiji terbuka. Tumbuhan berbiji tertutup ini sangat besar manfaatnya bagi manusia karena merupakan sumber bahan pangan, sandang dan papan serta obat-obatan.
Jenis tumbuhan berbiji tertutup mempunyai ukuran yang bermacam-macam, dari pohon besar seperti beringin sampai rumput teki. Biji yang dihasilkan terletak di dalam bakal buah. Ada biji yang berkeping dua (dikotil), dan ada yang berkeping satu (monokotil). Contoh tumbuhan dikotil yaitu kacang tanah, buncis, petai, kentang, karet, cabai merah dll. Contoh tumbuhan monokotil yaitu padi-padian, kelapa, palem, lengkuas, kunyit, pisang, anggrek dll.
Biji tumbuhan angiospermae selalu diselubungi kulit pelindung yang keras atau berdaging
08.46
Unknown




